Bangun Infrastruktur untuk Rakyat, Jokowi Sediakan Rp9,2 Triliun

Bangun Infrastruktur untuk Rakyat

Bangun Infrastruktur untuk Rakyat, Jokowi Sediakan Rp9,2 Triliun

JokowiMaruf – Bangun Infrastruktur untuk Rakyat – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran senilai Rp9,2 triliun untuk membangun infrastruktur kerakyatan.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengungkapkan, infrastruktur kerakyatan yang dimaksud ialah infrastruktur yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Secara rinci anggaran tersebut bakal digunakan untuk pembangunan 155 unit jembatan gantung sebesar Rp790 miliar.
Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 9.000 desa senilai Rp2,02 triliun.
Dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 206.500 unit hunian senilai Rp4,29 triliun.

Muhammad Misbakhun selaku Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf, berujar bahwa hal itu menunjukkan bahwa Presiden Jokowi tidak hanya membangun infrastruktur besar.
Diantaranya jalan tol, pelabuhan dan bandara namun juga infrastruktur bagi rakyat kecil.

Tidak banyak orang tahu jika pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berupa jalan tol, atau bandar udara saja.
Presiden Jokowi juga melakukan berbagai macam infrastruktur kerakyatan yang dapat berdampak langsung pada masyarakat,” ujar Misbakhun, dalam keterangannya, Jumat (22/3/2019).

Bangun Infrastruktur untuk Rakyat

Oleh karena itu lanjut dia, kerja nyata yang dijalankan oleh capres nomor urut 01 itu lanjutnya, memang benar adanya.
Menurut Misbakhun, Jokowi tidak menghiraukan kritik kubu oposisi terkait pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahannya.
Namun langsung membuktikan bahwa pembangunan tersebut semata-mata dilakukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat banyak bukan untuk sebagian golongan saja.

Pengalokasian dana pembangunan infrastruktur kerakyatan Jokowi ini sendiri sangat strategis dengan berbagai program yang menyangkut kehidupan masyarakat.
Misalnya kita katakan mengenai permasalahan sanitasi,” kata politikus Partai Golkar ini.

Sehingga otomatis, pendapat yang menyebut bahwa infrastruktur yang dibangun Jokowi tidak berdampak bagi masyarakat kecil kata dia.
Hal itu bisa langsung terpatahkan dengan fakta yang dipaparkan Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono.
Sebagaimana disebutkan Menteri Basuki bahwa pemerintah terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Disamping itu, sejak Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama empat tahun terakhir gencar membangun jalur darat di sejumlah wilayah.
Seperti Trans Jawa, Trans Sumatera hingga ke Trans Papua. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Askolani pun menceritakan.
Langkah ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk membangun kesetaraan pembangunan ekonomi dengan membenahi fasilitas infrastruktur di luar Pulau Jawa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *