Jokowi Dan Ma’ruf Meraih 53,63% Dari Survei Alvara

Jokowi Dan Ma'ruf Meraih 53,63% Dari Survei Alvara

Jokowi Dan Ma’ruf Meraih 53,63% Dari Survei Alvara

Jokowi Dan Ma’ruf Meraih 53,63% Dari Survei Alvara – Pasangan capres dan cawapres 2019 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih 53,63% dari survei Alvara, Alvara Research Center merilis hasil survei nasional terhadap elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden di Pilpres 2019 bahwa, Pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih unggul dibandingkan dengan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Survei tersebut dilakukan pada tanggal 12-18 Agustus 2018 dan survei juga dilakukan pada 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas, survei dilakukan dengan metode multistage random sampling Margin of Error 2,53%. Diketahui juga sampel yang diambil adalah sampel dari seluruh Provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel setiap Provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk.

” Hasanuddin Ali mengatakan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin lebih unggul 53,63% dibandingkan dengan pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan poin 35,2%, sedangkan pemilih yang belum memutuskan akan siapa jagoannya dalam Piplres 2019 ( undecided ) sebesar 11,296%.” Direktur Ekskutif Alvara Research Center Hasanuddin Ali pada saat ditemui di Hotel Oria, Jakarta Pusat, Minggu 26 Agustus 2018.

Berikut hasil surveinya:

Pemilih Jasuma

Jawa

Jokowi-Ma’ruf: 61,7%

Prabowo-Sandiaga: 27,5%

Sumatera

Jokowi-Ma’ruf: 41%

Prabowo-Sandiaga: 48,9%

Pemilih muda Gen Z

Jokowi-Ma’ruf: 45,9%

Prabowo-Sandiaga: 40,1%

Milenial

Jokowi-Ma’ruf: 52,3%

Prabowo-Sandiaga: 36,3%

Gen X

Jokowi-Ma’ruf: 58,1%

Prabowo-Sandiaga: 32,7%

Baby Boomers

Jokowi-Ma’ruf: 53,9%

Prabowo-Sandiaga: 36,7%

Pemilih muslim

Jokowi-Ma’ruf: 52,2%

Prabowo-Sandiaga: 36,3%

Non muslim

Jokowi-Ma’ruf: 68,1%

Prabowo-Sandiaga: 23%

Disampaikan juga oleh Hasanuddin figus capres lebih kuat dibandingkan dengan figur cawapres yang mendampinginya, sehingga figus cawapres masih belum mengubah peroleh suara secara signifikan.

Jika dihitung dari survei elektabilitas parpol, pemilu 2019 masih akan menjadi panggung pertarungan bagi partai-partai besar. Sedangkan, partai-partai baru masih perlu berjuang keras untuk dapat keluar dari zona parliamentary threshold.

Berikut hasil survei elektabilitas parpol:

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 26,1%
Partai Gerindra: 18,7%
Partai Golongan Karya (Golkar): 7,8%
Partai Demokrat: 5,5%
Partai Kebangkitan Bangsa (PKB): 5,4%
Partai Nasional Demokrat (Nasdem): 3,9%
Partai Persatuan Pembangunan (PPP): 3,2%
Partai Keadilan Sejahtera (PKS): 3,0%
Partai Amanat Nasional (PAN): 2,7%
Partai Perindo: 1,8%
Partai Hanura: 0,9%
Partai Bulan Bintang (PBB): 0,4%
Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI): 0,3%
Partai Solidaritas lndonesia (PSI): 0,3%
Partai Berkarya: 0,2%
Partai Garuda: 0,1%
Undecided voters: 19,7%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *