Kubu Jokowi Tertawakan Kritik Prabowo-Sandi Setelah Hasil Survei Jeblok

Kubu Jokowi Tertawakan Kritik Prabowo-Sandi Setelah Hasil Survei Jeblok

Kubu Jokowi Tertawakan Kritik Prabowo-Sandi Setelah Hasil Survei Jeblok

Kubu Jokowi Tertawakan Kritik Prabowo-Sandi Setelah Hasil Survei Jeblok – Tensi politik mendekati tahapan kampanye pemilihan Presiden 2019 semakin meningkat. Seperti kubu Prabowo-Sandi yang terus mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mulai dari masalah ekonomi sampai ke penanganan bencana di Sulawesi Tengah.

Dimana beberapa elite koalisi pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengigatkan agar ditetapkan status bencana nasional dalam penanganan gempa di Sulawesi Tengah. Menanggapi hal tersebut, Inas Nasrullah Zubir selaku Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, menyebutkan usulan tersebut sangat ambigu.

Dia pun menduga serangan tersebut dijalankan dikarenakan hasil survei Prabowo-Sandi yang semakin tertinggal jauh oleh Jokowi-Ma’ruf. Jadi Wajar Bila Pesaing melakukan berbagai tindakan untuk membela diri.

Kubu Jokowi Tertawakan Kritik Prabowo-Sandi Setelah Hasil Survei Jeblok

Jangan-jangan sedang emosi nih, gara-gara survei Prabowo terus menurun kali ya?,” Ujar Inas kepada wartawan, Selasa (9/10/2018). Diketahui, belakangan ini hasil Survei SMRC pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin masih unggul 60,4 persen dari pasangan pesaingnya Prabowo-Sandiaga yang mendapatkan 29,8 persen dari suara responden.

Inas pun menuturkan bilamana, dalam status bencana nasional mesti merujuk lima variabel yang ditentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Salah satu dasar atau indikator yang sangat cocok untuk menetapkan status Bencana Nasional adalah lumpuhnya Pemerintahan Daerah setempat, bukankah begitu? coba nanyakan BNPB,” Ujar dia.

Sementara, Longki Djanggola, selaku Gubernur Sulteng saat ini, dia adalah kader dari partai Gerindra. Apabila, Ujar Inas, bencana di Sulteng ditetapkan menjadi status bencana nasional, maka Longki tidak bisa menangani. Apa tuh artinya Pemerintahan Daerahnya lumpuh? artinya secara tidak langsung, Fadli Zon menyebutkan bahwa gubernur Sulteng, yaitu Longki gagal alias kagak mampu menanggani bencana alam,” Terangnya.

Sebelumnya. Sayap partai politik koalisi pengusung calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) – Maruf Amin sudah memberikan dukungan untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 itu di Pilpres 2019.

Sayap parpol koalisi terdiri dari AMPG dari Partai Golkar, Pemuda Perindo, Repdem dan Banteng Muda Indonesia (BMI) dari PDIP, Sapma Hanura, Angkatan Muda Kabah, Garda Pemuda NasDem. Koalisi mereka namakan Jakarta Anak Muda Satu (JAMS).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *