TKN Jokowi Anggap Prabowo Bukan Lawan Sepadan Jokowi di Pilpres 2019

TKN Jokowi Anggap Prabowo Bukan Lawan Sepadan Jokowi

TKN Jokowi Anggap Prabowo Bukan Lawan Sepadan Jokowi

TKN Jokowi Anggap Prabowo Bukan Lawan Sepadan Jokowi – Raja Juli Antoni selaku Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin.

Mengkritisi pidato capres nomor urut 02, Prabowo Subianto yang keliru menyebut lokasi Haiti berada di Benua Afrika.
Pria yang karib disapa Toni itu mengatakan, kekeliruan Prabowo itu semakin jelas menunjukkan bahwa ia bukanlah lawan sepadan bagi Jokowi.

Jika sudah begitu, ternyata prabowo bukanlah lawan yang sepadan untuk Pak Jokowi pada debat capres 2019 nanti,” Ujar dia kepada JokowiMaruf.Tk, Kamis (27/12/2018).
Sekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini juga menilai bahwa pernyataan Prabowo lebih sekadar ingin memperlihatkan bagaimana yang bersangkutan merasa tidak peduli dengan data.
Prabowo hanya mau tahu kalau pemerintahan Pak Jokowi itu jelek,” Ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo dalam pidatonya menganggap Indonesia masih setingkat dengan negara miskin di Benua Afrika seperti Rwanda, Sierra Leone, Haiti, Chad dan pulau kecil lainnya macam Kiribati.
Padahal secara geografis, Haiti sebenarnya masuk wilayah Benua Amerika.

TKN Jokowi Anggap Prabowo Bukan Lawan Sepadan Jokowi

Pidato tersebut diucapkan Prabowo di hadapan banyaknya jamaah Majelis Tafsir Alquran (MTA) di Jalan Ronggowarsito, Solo, Jawa Tengah pada Minggu 23 Desember 2018 lalu.

Negara Kita sama miskinnya dengan negara-negara miskin di Afrika.
Berarti Indonesia setelah 73 tahun merdeka, sama tingkatnya dengan Rwanda, Sierra Leone, Haiti, Chad dan pulau-pulau kecil seperti Kiribati, yang kita tidak mengerti di mana letaknya sebenarnya,” terang Prabowo

Sebelumnya, Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin telah mempunyai peluang sangat besar menjadi pemenang di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
Apalagi saat ini, Jokowi saat ini telah berhasil menguasai sebagian besar suara dalam parlemen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengungkapkan karena menguasai sebagian besar parlemen peluang Jokowi-KH Ma’ruf Amin menangkan Pilpres 2019 lebih terbuka.
Dia menilai dari sisi soliditas dan kekuatan yang sangat masif dalam mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf.

Dukungan Partai Golkar bisa dikatakan sebagai dukungan krusial karena memuat “gerbong besar” di parlemen.
Kalau dilihat dari sisi partai-partai pendukung Pak Jokowi, justru yang relatif solid mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf dan capaian kerjanya pada Pilpres 2019 sebagai capres incumbent adalah Partai Golkar,” Lanjutnya.

Burhanuddin berpendapat, sejak masa kampanye jelang Pileg dan Pilpres 2019, Partai Golkar sangat gencar mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf dari berbagai aspek.
Kalau saya amati kampanye sistematik dan masif sangat gencar dilakukan Golkar, hal itu bisa dilihat dari kampanye di media sosial dan media luar ruang yang Golkar lakukan untuk mengkampayekan Jokowi-Ma’ruf.
Ini bukti bahwa keberadaan Golkar makin memperkuat posisi Jokowi secara politik saat ini,” Tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *